jump to navigation

Isi yaah ^^ November 14, 2008

Posted by Arina in Vote Here :).
Tags: , ,
comments closed

Haaaaai.

Buat kamu semua yang udah mampir di sni,

tolong kasih vote tentang blog ini yah.

Contreng satu saja sesuai hatimu.

Makasiiih ^^

Special For You ~ 15 November 2009 November 22, 2009

Posted by Arina in Tentang Cinta.
add a comment

I was sleeping so deep that I heard a cyring for outside the room. It was you. You were crying softly. Fortunately, I had faced this situation many times, so I could make something comforting you. Before, I just stood up looking around like a fool hippo :p

I asked why you were crying, but you had no comment. I brought you a glass of plain water, and you drank it. Sooner, you told me about your problem. So great to be me!! You looked panic with a redden swallowing eyes. I gave you my point of views, but you didn’t stop crying. I hated it. I do hate to see tears coming down from the people I love!! Please note it!

Later on, I realized that only one thing caused this : a gap. Yeah, it was a big gap between you (and me) with our dad. Simple, right? It’s only about –Dad, I want to drive alone to Indralaya- and –I will accompany you, my dear- Hehehe.

Next year, when you read this posting, I hope you can smile to remind your past, our past, when you are still living with us together, here, in this yellowish house :p

Yang suka menjarah bantal,
Adek

***

Sepuluh Menit Bersama Nyai November 18, 2009

Posted by Arina in 1.
2 comments
  1. Kalo mau rambut bagus à pake kelapa parut ditambah jeruk nipis
  2. Boleh pacaran à tapi gak boleh lebih dari Jam 7 Malam (?????)
  3. Berjalan di depan orang tua à kudu menundukkan badan (setujuuu!!)
  4. Dilarang minum berdiri à nanti bulu-bulu pada panjang (apa hubungannya?? Hahahaha)
  5. Jangan sering-sering keluar rumah à supaya tumit bagus dan rambut tetep item mengkilat (kyaaaa, nambah aneh!)

 

Yak, itulah lima point yang saya rumuskan selama sepuluh menit ngobrol sama nyai. Itu kepercayaan jaman dulu yang beliau turuti dan yakini. Sounds great, huh?

Bocah Kecil November 16, 2009

Posted by Arina in My Activities ^^a, Seputar Dunia Luar.
add a comment

Heeey, tadi sore saya naek angkot jurusan Plaju-Ampera. Saya ngeliat anak-anak sekitaran delapan tahunan maen bola. Mereka Cuma pake celana pendek! Gak pake baju. Gak tau lagi deh yang mana lumpur yang mana pasir, yang mana keringet. Tapi, keceriaan mereka mengalihkan dunia saya. Hehehe.

Heem, jadi pengen kembali ke masa kecil. Kalo Doraemon beneran ada, saya pasti udah minta dimasukin ke mesin waktu, dikirim ke jaman saya masih kelas 1 SD. Huhuu, jadi kangen TPA. Kangen main kasti sama Pangki, Rio, Edo, Susan, Tika, Eja, Rama, Vidi, Sendi, Dila, Amel, Novi, Nora, Desti,. Teta, dll. Hahaa, jadi inget dulu si Pangki pernah ngelempar bola kasti yang bru aja nyemplung di got, anehnya, tuh bola tepaaat banget mengenai sasaran, yaitu *** (tiiiiiiiit. Sensor!) Hahahaa.

Kangen maen sepatu roda. Dulu saya sampe pecah bibir gara-gara maen sepatu roda. Kangen dimarahin yai Dul karena sudah ‘metu’ dari rumah dengan kondisi belum mandi. Kangen dimarahin mama karena langsung minum air di kulpot sebelum cuci tangan (padahal abis main kotor-kotoran di luar). Kangen main cak eng kleng (apa nih ya bahasa bakunya??), kangen tukeran kertas surat!! Kangen main PS!! Kangen dimarahin nyai-nyai karena kami main dakocan di saat orang sedang salat tarawih. Kangen nyatet ceramah setiap Jumat pagi! Kangen main yeye (dulu saya bisa ngelewatin yeye sampe sebates telinga).

Fufufu. Flashback yang cukup mencerahkan. Setidaknya, saya merasa ‘berkecukupan’ karena gak jadi anak rumahan. Hehehe.

***

BEST GIFTS November 14, 2009

Posted by Arina in Tentang Cinta.
1 comment so far

Dedicated to them who belongs to my best gifts, I would miss your kindness someday.

Ini bukan seberapa banyak telepon masuk yang aku angkat,
bukan seberapa banyak SMS yang masuk di inboxmu,
bukan juga tentang berapa banyak wall facebook-mu.

Ini bukan tentang apa yang aku dapat dari mereka,
bukan tentang apa yang mereka beri untukku,
bukan juga tentang ketepatan waktu mereka memberi kado.

Ini bukan tentang mereka.
Ini tentang aku dan hidupku.
Hidupku yang penuh warna KARENA ADA MEREKA
dan karena MEREKA ADA di sampingku,
terutama saat aku membutuhkan mereka.

Ini bukan tentang bertambahnya usia-ku,
tapi tentang berkurangnya kontrak hidupku di dunia ini.
Bukan hanya tentang masa lalu yang aku kacai terus-menerus,
tetapi juga tentang masa yang akan datang.

I feel so lucky to have them.
Mereka adalah orang-orang yang aku sayangi
dan aku tahu mereka juga menyayangiku.
They are all the BEST gifts that Allah sent to me.

For Allah the Merciful, thanks a lot for sending them to me.
For You my best gifts, thanks for being a best part of my life by coloring my days..

You will find as you look back upon your life,
that the moments when you have truly lived,
are the moments when you have done in the spirit of
L.O.V.E.

Yang sedang berbahagia,
Arina

Oh yah. Selamat Ulang tahun buat Restu yang ke-15, dan selamat ulang tahun pernikahan buat papa-mama yang ke-23. Tak lupa pula saya mengucapkan selamat ulang tahun kepada Calon Mertua Saya, Pangeran Charles (kabuuur sebelum ditimpuk pake kerupuk!)

***

Always Together Lyrics :) November 6, 2009

Posted by Arina in Lirik Lagu.
Tags: ,
1 comment so far

Always Together

By : Ai Otsuka

kinou iya na koto ga attara
ashita wa fuan ni naru yo ne
dareka wo shinjiru koto mo dekinaku nattara
kitto kimi wa kowarete shimau desho?

hashirisugite yasumu basho ga makkura ja
namida mo nagasenai

itsuka aenaku naru hi ga kitemo
itsuka te wo furanakya ikenai toki ga kitemo
kienai omoide to egao wa
itsu datte mimamotteru yo

we are always together

we are always together
donna toki datte hitori ja nai kara
we are always together

we are always together
itsu no hi mo kimi ga kagayaite irareru you ni

kinou tsurakute tsurakute
ashita wa ganbareru ki ga suru
dareka wo shinjiru koto wa suteki da yo ne
kitto kyou wa aeru hi dakara

hashirisugite yasumu basho ga nai nara
tsukutte ageru kara

always together…

A Long Road to SOCA October 27, 2009

Posted by Arina in GeJe, Lullaby, My Activities ^^a.
add a comment

Nyonya Tuti, 25 tahun, datang ke RSMH dengan keluhan lelah, dan mata kuning sejak dua minggu sebelum masuk rumah sakit. Dia mengeluh sering menderita malaria, dan karenanya, dia minum obat chloroquine.

Hasil pemeriksaan fisik menunjukkan konjungtiva palpebara pucat, sklera ikterik, TD 110/70 mmHg, HR dan RR normal, T 36,5 derajat celcius. Liver teraba dua jari di bawah arcus costae, dan didapatkan pembesaran lien shcuffner 2 (S2).

Hasil pemeriksaan penunjang (ada angkanya, tapi saya lupa!!) : anemia, leukosit normal, trombosit normal, retikulositosis, MCV normal, MCHC normal, MCH normal, DAT direk (+), DAT indirek (+), bilirubin indirek meningkat, bilirubin direk meningkat, plasmodium malaria (-), SGOT normal, SGPT normal, LDH meningkat.

Hipotesis : Ny. Tuti, 25 th, dengan keluhan lelah dan mata kuning, menderita anemia hemolitik autoimmune et causa malaria yang diperberat oleh induksi obat malaria (chloroquine)

***

Demikian kasus yang saya dapatkan di soca blok 14 ini. Yah, boleh dibilang, ini kasus jackpot!! Karena belum keluar di tutorial tahun lalu, tahun ini, dan juga soca tahun lalu. And to be honest, saya gak nyangka kalo kasus ini bakalan keluar, coz feeling saya bilang kalo Polisitemia Vera dan Anemia Aplastik yang bakal keluar. And you know what? Feeling saya gak kebukti benar kali ini! (”,) à kena batunya deh!

Kalo mau negative thinking nih ya, boleh juga dibilang ini ’kutukan’ buat saya. Hehehe. Kutukan karena suka ngelangkah-langkah kalo lagi belajar. Ceritanya gini, suatu malam, saya menginap di rumah sahabat bernama Christa Maura Putri. Saya diajarin materi dr. Yeni, Sp.PD, meliputi Anemia Defisiensi Vit. B12, Anemia defisiensi Folat, Anemia Aplastic, Anemia Hemolitic, dan Polisitemia Vera. TAPI, perlu digaris bawahi bahkan dicetak tebal, bahwa hanya Anemia Hemolitic yang tidak selesai kami pelajarin. Kenapa? Sebab kami langsung loncat dari ngebahas anemia aplastic, langsung ke polisitemia vera. Alasannya : karena udah pusing tujuh keliling. Hahahaa.

Nah, kalo tadi saya dari segi negative thinking-nya, sekarang dari sisi positive thinking-nya. Dengan saya mendapatkan kasus anemia hemolitik ini, saya jadi paham ‘lebih banyak’ seluk-beluk seputar anemia hemolitik. Mulai dari patogenesisnya, klasifikasinya, manifetasi klinisnya, penegakan diagnosisnya, diagnosis bandingnya, penatalaksanaannya, prognosis, dan komplikasinya. Kalo aja saya gak dapet kasus ini, mungkin saya cuma taunya seupil, taunya kalo anemia hemolitik itu adalah anemia di mana terjadi penghancuran sel-sel darah merah yang lebih cepat daripada biasanya (120 hari), trus untuk ngetesnya diperlukan tes bernama DAT atau Comb Test. Udah, itu doang yang saya tahu sebelumnya. Seupil banget kan? Hahahaha. Heem, it means that lunas sudah hutang saya buat namatin slide dr. Yeni ^^

***

Wanna say special thanks to :

  • Ya Fattah, Ya ‘Alim, Ya Rasyid, Allah swt. atas semua kemudahan yang sudah diberikan.
  • Mama, papa, restu : yang selalu mengerti tiap kali saya mau ujian. Hihihi.
  • Kak ayu (spesial saya tulis sendiri), karena kami bener-bener senasib dan sepenanggungan kali ini. Dia dengan sidang skripsinya, dan saya dengan ujian akhir blok saya. *hikshikshiks, selamo kk ujian, dak ado yang ngoceki mangga adek T.T )
  • Kak Puri : kk diktat yang lumayan sulit dihubungi, hehehe, tapi sekali dapet bisa ngobrol lama-lama. Dan tentunya, gak pelit ilmu :D
  • Dr. Azhari dan dr. Husnil Farouk, sebagai dosen penguji yang udah memberi banyak masukan. Semoga nilainya bagus. Amiiin. (huaaa, masih bingung nih bagusan kasih transfusi PRC atau whole blood??)
  • Bella Nurindalia dan Diah Widiastuti atas kesediaannya menjadi special contributor dalam POLZ blok ini. Pesan moral : sebelum pilih ojek, pastikan tukang ojeknya punya jas hujan!!
  • Dan yang gak kalah penting, my dear Lullaby untuk semua-muanya. Dari saling ngingetin untuk gak bolos, ringkasan, self learning, catetan, tulisan tangan, kursi di kelas (nah, kalo yang ini special thanks to Atun and Papi), BB (belajar Bareng), TO (Try Out), sampe ke polz ^^

 

NB : Like usual, tiap kali SOCA, keluarga besar Lullaby Penuh Cinta membuat ringkasan yang diberi hak cipta sebagai Property of Lulz (POLZ). Kalo biasanya kami bikinnya ada yang ketik dan ada yang tulis tangan, kami ini semuanya pure DIKETIK! Atas alasan yang tidak bisa disebutkan (hehehe, takut ketauan oleh p2sk ni kalo ada ‘diktat siluman’), kami pun kompak menjilid ringkasan itu menjadi satu kesatuan. Tadinya sih niatnya supaya bisa dibawa masuk pas bikin flipchart saat ujian berlangsung, tapi akhirnya niat bulus itu berubah. Ada kebanggan tersendiri begitu melihat kertas-kertas itu terjilid rapi. Enak dipandang. Jika dibuka satu per satu, tiap judul ada merk “property of Lullaby”-nya. Dan yang bikin lebih bangga, gak cuma ada ilmu di situ, tapi ada rasa persahabatan yang kental menempel di setiap lembarnya. Membuat rasa ke-aku-an-ku terkikis perlahan J *ups, sorry kalo sisi melankolis saya sedikit meluap. Ditimpuk pake keyboard!!*

***

Udah, sekian cuap-cuap saya. Eeh, bentar-bentar. Ada yang ketinggalan. Makasih buat PJ saya yang udah jepretin flipchart saya dan ngebiarin saya diskusi sama Rafika selama menunggu giliran presentasi. Will miss a moment like this someday. Sampe jumpa di SOCA blok 15~

Dengan penuh keletihan,

Arina

« Never Give up HOPE !!! » October 21, 2009

Posted by Arina in Renungan.
3 comments

« Never Give up HOPE !!!  »

By : Heba Youssef
***

One day I decided to quit…. I quit my job, my relationship, my spirituality. ….

I wanted to quit my life.

I went to the woods to have one last talk with God.

“God”, I said. “Can you give me one good reason not to quit?”

His answer surprised me…

“Look around”, He said. “Do you see the fern and the bamboo?”

“Yes”, I replied.

“When I planted the fern and the bamboo seeds, I took very good care
of them.

I gave them light. I gave them water.

The fern quickly grew from the earth. Its brilliant green covered the floor.
Yet nothing came from the bamboo seed.
But I did not quit on the bamboo.

In the second year the Fern grew more vibrant and plentiful.
And again, nothing came from the bamboo seed.
But I did not quit on the bamboo”.

He said. “In the third year, there was still nothing from the bamboo
seed.
But I would not quit.

In the fourth year, again, there was nothing from the bamboo seed.
I would not quit.”

He said. “Then in the fifth year a tiny sprout emerged from the earth.
Compared to the fern it was seemingly small and insignificant.

But just 6 months later the bamboo rose to over 100
Feet tall.

It had spent the five years growing roots. Those roots
Made it strong and gave it what it needed to survive.
I would not give any of my creations a challenge it could not handle.”

He said to me. “Did you know, my child, that all this
Time you have been struggling, you have actually been growing roots. I
Would not quit on the bamboo.
I will never quit on you. Don’t compare yourself to others.”

He said. “The bamboo had a different purpose than the
Fern, yet, they both make the forest beautiful.”

“Your time will come, “God said to me.” You will rise high!”

“How high should I rise?” I asked.

“How high will the bamboo rise?” He asked in return.

“As high as it can?” I questioned.

“Yes.” He said, “Give me glory by rising as high as you can.”

I left the forest and brought back this story.
I hope these words can help you see that God will never give up on you……..

Never regret a day in your life.

Good days give you Happiness.

Bad days give you Experiences.

Both are essential to life.

Keep going…

Happiness keeps you Sweet,

Trials keep you Strong,

Sorrows keep you Human,

Failures keep you Humble,

Success keeps You Glowing,

But Only ALLAH keeps You Going!
ALLAH is too wise to be mistaken…
ALLAH is too good to be unkind…
So when you don ‘ t understand..
When you don ‘ t see HIS plan…
When you can’t trace HIS hand…
HAVE FAITH AND TRUST HIS HEART

I READ THIS STORY IT’S IMAGINARY BUT I WANT TO SHARE IT WITH YOU
HOPE IT’S USEFUL

SISTER IN ALLAH

sumber image --> http://bungakehidupan.wordpress.com/

sumber image --> http://bungakehidupan.wordpress.com/

ALLAH ITU PENCEMBURU October 20, 2009

Posted by Arina in Renungan.
Tags:
add a comment

« ALLAH ITU PENCEMBURU »

From:
Ahmad Dailami Toha Baru
To:
Members of LAA ILAAHA ILLALLAAH “baru” (1)
When:
Yesterday at 10:58am
Message:
Dari kejadian2 yang kami alami selama ini, dimana ketika kita hanya memperhatikan kepentingan dunia saja, hanya memikirkan urusan kita, keserakahan kita, ego kita, maka seakan akan kita ini lupa dengan yang namanya Allah, yang memberi segalanya, yang menciptakan segalanya dan yang melayani kita setiap saat. dari sini Allah mulai cemburu pada kita, kita sudah mulai mengurangi ibadah kita, sedikit demi sedikit mulai melupakan peringatan peringatan allah, mulai meninggalkan Allah. bagaimana akibatnya kalo Allah sampai cemburu pada kita ?, cobaan mulai datang, ujian silih berganti, masalah timbul tenggelam….kalo diperingatkan masih gak sadar maka murka allah yang akan datang, bencana dan bencana yang akan kita alami…subhanallah.
misalnya ; anak sakit sakitan, barang sering hilang,, peralatan bagus cepet rusak…ditipu orang.. musibah demi musibah..dll.

ada banyak sekali cara Allah untuk memperingatkan kita, untuk mengingatkan kita supaya kita kembali kepada Allah. marilah kita koreksi kembali langkah kehidupan kita selama ini, berapa persenkah waktu yang kita berikan untuk tuhan kita. Allah swt.

dalam sehari kita memiliki waktu 24 jam, hampir seluruhnya kita pergunakan untuk keperluan dan kepentingan dunia, urusan kita, dan untuk memuaskan nafsu kita. sedangkan waktu yang kita berikan untuk sang pencipta, Allah swt adalah sisanya, bisa dibilang gak ada 2 persennya. itung itung sekali sholat perlu waktu 5 menit, dikali 5 kali sehari. paling waktu untuk ibadah kita hanya 25 menit. pantas kalo Allah selalu murka kepada kita, selalu memberikan ujian kepada kita. lha wong kitanya juga gak perhatian kepada tuhan kita sendiri. pantas kalo Allah belum mengabulkan doa doa kita, wajar saja karena waktu yang kita berikan untuk Allah AWT. gak sampai 2 persen dari seluruh waktu yang kita miliki.

bahkan.. kasarnya, Allah itu kita beri waktu sisa kita, sisa segala urusan kita, kalo masih ada waktu kita sholat, kalo gak ada waktu ya gak sholat, alasan sibuk (”itu salah besar”). kalo sholat subuh jam 6 pagi atau jam 7, itu bukan subuh.. seharusnya kita itu menjemput yang namanya sholat, menghadapi waktu untuk sholat, kita persiapkan sebelum datangnya waktu sholat, bukan menelantarkannya…….

kalo inget, sholat malam, kalo gak inget molor sampai pagi (bukan subuh). dan kebanyakan dari kita gak inget untuk urusan sholat malam.
tapi kalo urusan dunia …. dinomor satukan… kalo ada yang datang mo kasih uang langsung dibukakan pintu, sholatnya tar dulu, bisa ditunda…..
kalo lagi nonton sinetron atau yang lain, 2 jam gak geser dari tempat duduk, tapi untuk sholat dicepet cepetin, udah gak sabar biar cepet kelar… ada panggilan sholat (adzan) pikirnya ” ah tar dulu, nonton yang ini lagi seru…..” apalagi kalau sdh online/chatting didepan komputer atau hp..

gimana Allah gak cemburu sama kita…katanya Allah itu nomer satu, yang paling di utamakan, tetapi kenyataannya selalu disepelekan, ditelantarkan..dinomor duakan, atau yang kesekian kali ..
kita lupa dengan kesulitan kesulitan yang kita hadapi sebelumnya, lupa dengan tangisan kita dimalam hari yang mengeluh pada Allah, yang memohonkan doa kepada Allah, yang sholat pagi, siang, malam tanpa henti untuk bermunajat kepada Allah. lupa bersedekah, lupa berpuasa, lupa membantu sesama, …bahkan lupa untuk berdzikir kepada Allah.

ya Allah.. dengan ditulisnya kisah ini mudah mudahan bisa memberikan kekuatan baru bagi kami untuk lebih meningkatkan ibadah kami … untuk lebih meningkatkan kualitas ibadah kami, kami yang sobong, yang naif, yang serakah ini tidak akan pernah ada puasnya dengan apa yang telah Engkau berikan. bimbinglah kami menuju jalan yang lurus, jalan yang Engkau ridloi, jalan yang memang Engkau kehendaki, ampunilah kami, ampunilah keserakahan kami, ampunilah kesombongan kami, mudah mudahan kami tidak akan mengulanginya lagi

yaa Fattaah…. yaa Rozzaq… ya Lathief.. yaa Allah…

Lagi-lagi Award! October 18, 2009

Posted by Arina in Award.
2 comments

award-51

award-61

award-71

award-91 bertuah

Waaaah, dapet award lagi. Kali ini borongan awardnya!! Dapet langsung lima biji. Makasih buat Phi yang udah ngasih award ini. :-*

Okay, layaknya award sebelumnya, award ini juga punya aturan main:

  1. Memberikan Hujan Award ini.. kepada tetangga.. sahabat dan saudara untuk ngeblog sebanyak-banyaknya… segila-gilanya.. seedan edannya.. sampai muntah..
  2. Memberitahukan mereka selambat2nya 2 x 24 jam terhitung sejak award ini dipajang   lebih dari  itu harus lapor RT/RW setempat.. kalau enda di gerebek hansip..
  3. Bagi siapapun yg menolak award ini akan dikenakan sanksi sesuai dengan syarat dan ketentuan yg berlaku – bagi yg menolak.. tanggung sendiri akibatnya… blog Anda akan seketika menjadi OOT sejati.. waaakakakakakakkk..
  4. Semua penerima award  harus mengerjakan award ini paling lambat 5 hari kerja dipotong masa tahanan…
  5. Intinya.. harus bersifat “ASAL PAJANG”

Dan kelima award ini saya berikan kepada :

  1. Ranti Kemala
  2. Febrina Art
  3. Yanti
  4. Christa Maura Putri
  5. Anissa Mulyandini
  6. Fatimah Az-Zahra
  7. Prisya Dhiba Ramadhani
  8. Putri ~ UUM
  9. Nilam Kusuma
  10. Kanya NAdra

Ok,sok atuh pajang awardnya!! Mudah kan??!!

Cheers,

Arina

No Rain, No Rainbow October 15, 2009

Posted by Arina in Renungan.
1 comment so far

raining1

Hujan oh hujan.

Sebuah maha karya dari Sang Pemilik Semesta.

Entah mengapa, Aku selalu terkagum dengan titik-titik tajam bulir air yang jatuh.

Jatuh, jatuh, dan membentuk riak pada genangan air yang sudah jatuh terlebih dahulu. Seakan air-air itu membawa pergi semua masalahku.

Aku pernah mandi hujan, dulu, waktu aku masih kecil. Sudahnya, aku langsung demam dan pilek.Dan sejak itu, aku kapok! Aku juga pernah terperangkap dalam hujan. Sungguh tidak nyaman! Memakai baju yang basah, dengan rambut lepek seperti tikus got yang abis kesiram air panas, plus sepatu yang kotor karena cipratan air. Tapi aku tetap menyukainya! Bahkan merindukannya, apalagi di musim-musim kemarau.

Aku memiliki banyak kenangan tentang hujan di masa lalu, dengan keluargaku, dengan teman-teman seperjuanganku, dan tentunya dengan orang yang pernah mengisi hatiku. Dan semua terasa sangat membekas. Ketika aku dan keluargaku tinggal di jalan pengantingan, rumah itu kerap bocor. Untuk itu, papa biasanya menaruh ember tepat di bawah bagian plafon yang bocor itu. Lucunya, aku dan kakakku adalah orang yang paling setia nungguin ember tersebut penuh. Kami berjongkok di sisi ember, sambil ketawa-ketiwi gak jelas. Banjir? Oh, pernah juga! Dan lagi-lagi, aku dan kakakku akan membuat perahu kertas, lalu kami jalankan perahu itu dengan membuat ombak kecil dengan lidi. Perahu siapa yang bertahan paling lama, dialah yang keluar sebagai pemenang.

Satu hal yang paling aku suka dari hujan adalah gerimisnya yang tak kunjung reda dari malam hingga Subuh. aku seakan mendengar senandung lirih untaian tasbih dari gemericiknya. Sangat menentramkan kalbu. Ditambah lagi, bau basah dari tanah yang sampai di hidungku akan turut merilekskan syaraf-syarafku. Aku merasa saaaangat damai. Aku akan menghentikan pekerjaanku sejenak, membuka jendela, melihat suasana di luar selama beberapa menit, lalu merenung sejenak.

Tatkala hujan turun tanpa disertai mendung, aku selalu menantikan pelangi. Cukup sulit mendapatkan pelangi dari sini. jadi, jangan heran kalo aku sangat jogol kalo ngeliat pelangi. Hehehe. Eh, eh, karna itulah juga, saya memberi nama ”Pelangi” pada boneka kesayangan saya.

Yang jelas, gak akan ada pelangi kalo gak ada hujan. Gak ada yang namanya senang kalo gak ada sulit. No pain, no gain. No Rain, No Rainbow!

P.S. : hanya satu orang di rumah ini yang sewot kalo hujan datang. Dia adalah Mama! Tanya kenapa, tanya kenapa? jemurannya itu boooook! Kagak kering-kering! Hwhwhw